SHIGE
Q1. Apa batas antara teman dan pacar?
Kupikir bahwa persahabatan antara pria dan wanita itu bisa ada, tapi itu juga mungkin untuk jatuh cinta sedikit demi sedikit dengan teman, itu sebabnya itu bisa sulit untuk menempatkan batas yang jelas antara cinta dan persahabatan. Ketika kamu mulai menyukai teman, kamu mulai menjadi sangat perhatian pada segala yang dia lakukan dan katakan. Perasaan tidak berubah dengan segera, menjadi kuat dengan waktu, tapi kadang-kadang itu juga menjadi sesuatu yang hanya sementara (lol). Jika kamu mulai berkencan, tentu saja kamu harus jelas dengan perasaanmu tapi aku pikir bahwa batas pada awalnya hanya sangat tidak jelas.
Q2. Apa batas antara teman dan orang asing?
Mungkin mereka berada dalam pertemuan sendirian atau tidak. Aku malu, aku ingin bertemu dengan seseorang sendirian hanya jika aku benar-benar mempercayai orang ini (lol). Lagipula aku sangat terbuka juga. Aku tidak bisa mendekati orang-orang sendiri tapi aku menyambut orang-orang, mencoba untuk berhubungan denganku. Aku menerima ajakan bahkan dari orang-orang yang aku pikir aku tidak bisa bergaul dengan mereka. Aku ingin mengerti kenapa seseorang mengundangku dan jika itu benar kami tidak akan bergaul atau tidak, mungkin itu akan bekerja. Aku tidak ingin mematikan diriku sendiri. Itu terjadi bahwa aku bisa menjadi teman dengan seseorang yang tidak kusukai pada awalnya juga.
Q3. Apa batas menjadi anak-anak dan orang dewasa?
Apakah batas ini benar-benar ada? Aku merasa bahwa sampai kamu tidak menjadi orangtua kamu akan selalu menjadi anak-anak. Orang-orang yang kupikir keren itu sering kekanak-kanakan, mungkin mereka hanya orang dewasa yang tidak ingin menjadi dewasa. Tapi sekali mereka menjadi orangtua, mereka harus menghentikan itu. Anak-anak tidak bisa membesarkan anak-anak, kamu harus menjadi orang dewasa yang sesungguhnya. Tentu saja itu karena kamu memiliki banyak responsibilitas juga. Orang dewasa juga adalah orang yang bisa menekan hal-hal yang ingin mereka lakukan dalam pekerjaan. Mereka tidak bergerak hanya dengan insting, mereka tahu bagaimana menyeimbangkan sesuatu dan memiliki prioritas.
Q4. Bicarakan tentang batas-batas pribadimu!
Uhm... aku tidak punya batas-batas yang khusus. Ketika aku berbicara dengan teman-teman, aku sering mencoba untuk tidak mengatur batas yang jelas tentang selera probadiku. Pada dasarnya aku mencoba bergaul dengan yang lain, aku ingin mampu menerima segalanya.
TEGOSHI
Q1. Apa batas antara teman dan pacar?
Itu tergantung apakah kamu sudah dicium atau tidak *nani kore?*. Beberapa waktu lalu, aku sedang berbicara dengan teman tentang apa perbedaan antara teman dengan pacar. Dalam kasus pernikahan, perubahan status dengan hukum menjadi suami dan istri secara resmi, tapi ketika kamu berkencan, kamu hanya memiliki janji yang diucapkan. Itu halus. Itu sebabnya kupikir kamu adalah pacar ketika kamu dicium. Itu perselingkuhan jika itu terjadi setelah ciuman *eng... maksudnya?*. Jika pacarku pergi makan diluar dengan teman laki-laki, aku tidak akan seperti itu, tapi aku akan mengerti.
Q2. Apa batas antara teman dan orang asing?
Mungkin itu berkat pekerjaanku tapi beruntung ada banyak orang-orang yang ingin menjadi temanku (lol). Tapi aku bisa menjadi teman yang baik hanya dengan orang-orang yang benar-benar menyukaiku sebagai manusia. Kamu menjadi teman sejati ketika kamu sadar kamu ingin berada bersama mereka... Satu-satunya yang bisa kusebut teman terbaikku walaupun mereka adalah teman SMP-ku. Aku bisa mengungkapkan segala sesuatu tentang diriku sendiri dan bekerja dengan teman-temanku.
Q3. Apa batas menjadi anak-anak dan orang dewasa?
Tidak ada batasan secara mental. Jika seseorang untuk memintaku bermain, aku akan menikmati itu seperti yang aku lakukan ketika aku masih kecil. Selain itu kesenanganku bekerja di JE tidak pernah berubah setiap tahun. Kupikir aku adalah orang dewasa ketika aku melihat para kouhai dan orang-orang yang lebih muda dariku. Karena bagaimanapun juga aku ingin mereka melihatku sebagai yang lebih tua dan berbicara padaku dan memintaku saran. Selain itu aku melakukan pekerjaan ini sejak 10 tahun (lol). Lalu, aku berpikir, orang itu dewasa setelah usia 20. Kamu bisa minum alkohol, kamu harus melakukan segalanya sendiri. Aku merasa aku dewasa ketika aku membayar untuk pertama kalinya untuk tagihan teleponku (lol).
Q4. Bicarakan tentang batas-batas pribadimu!
Keiichan bisa menjadi ramah dengan segera dengan orang-orang yang ditemui di tempat kerja. Aku berlawanan. Aku tidak pernah ingin pergi makan dengan orang-orang pertama kalinyae. Itu sebabnya aku ingin mengatur pertemuan tersebut, karena jika tidak, aku 100% tidak menyenangkan. Itulah batasan pribadiku.
KOYAMA
Q1. Apa batas antara teman dan pacar?
Aku membuat jelas batas ini sejak awal. Aku tidak suka menjadi jelas dalam hubunganku, aku ingin berbagi perasaanku dengan baik sehingga aku ingin berkata, "Aku menyukaimu" dan "Ayo kita kencan". Seorang pacar adalah prioritas utamaku. Aku ramah dan aku melakukan semua yang aku bisa untuknya, itu sangat berbeda dari ketika aku dengan teman. Aku punya batasan yang jelas tentang selingkuh juga. Aku adalah pria yang cemburu jadi aku tidak suka dia SMS-an dengan teman laki-laki yang lain. Tentu saja aku tidak akan melakukan itu juga!
Q2. Apa batas antara teman dan orang asing?
Batasan itu adalah fakta bahwa aku ingin menemui seseorang dan aku menghubungi mereka bahkan di hari libur. Aku bisa berbicara tentang kesulitan dan masalahku pada temanku yang kupercaya, aku tidak pernah menunjukkan kelemahanku untuk kenalan saja. Aku menganggap seseorang itu teman ketika aku melihat bahwa mereka benar-benar peduli padaku. Misalnya, ketika aku down mereka akan mengirimku email menanyakanku apakah aku baik-baik saja bahkan jika aku tidak mengatakan apapun. Itu membuatku senang ketika orang-orang melihat dengan hati-hati padaku, tidak hanya penampilan luar dan mereka mengerti aku. Aku ingin menjadi teman yang seperti ini juga.
Q3. Apa batas menjadi anak-anak dan orang dewasa?
Orang dewasa adalah seseorang yang bisa melakukan tugas dengan baik apapun masyarkatnya memintanya untuk melakukan. Aku menyadari ini bekerja dengan News Every. Tentu saja aku sudah bekerja dengan NEWS juga, tapi sebagian besar waktu aku hanya bersenang-senang. Saat ini aku tidak ingin bersenang-senang sendiri, pertama-tama aku ingin membuat fans dan staf menikmati semuanya. Untuk melakukan itu aku harus meningkatkan keterampilanku. Bekerja sebagai newscaster aku mulai berpikir apa kontribusiku untuk masyarakat, bagaimana bisa aku mengunkapkan sendiri lebih baik. Menjadi seorang newscaster membuatku menjadi dewasa.
Q4. Bicarakan tentang batas-batas pribadimu!
Aku punya pakaian dalam yang berbeda untuk bekerja, tidur dan hari senggang *buat apa dibedain gitu coba? =w=*. Celana pendek untuk tidur, boxer untuk bekerja dan satu lagi yang lembut dan nyaman untuk hari senggang... tidak ada yang harus diperinci, kan? (=w=) Mengganti pakaian dalam bisa mengubah mood-ku juga. Tapi aku selalu punya banyak cucian *wuuu*.
MASSU
Q1. Apa batas antara teman dan pacar?
Justru ketika kamu lulus dari "suka" menjadi "cinta" kan? Kamu benar-benar tidak bisa mengerti saat itu, tapi kadang-kadang di dalam dirimu kamu menyadari sesuatu yang berubah. Ketika persahabatan menjadi cinta itu bertahap, itu adalah proes yang bisa membalikkan juga. Yah, kamu bisa menentukan sendiri pacar walaupun hanya ketika kamu mengakui dan mendapatkan jawaban yang positif.
Q2. Apa batas antara teman dan orang asing?
Itu sulit dan tak terduga. Aku punya banyak teman. Tapi ada beberapa yang aku punya nomor teleponnya bahkan jika kami tidak pernah bertemu, aku tidak suka ketika tidak ada yang menghubungi sama sekali. Aku ingin menjadi teman baik dengan semua orang yang kuajak bertukar nomor telepon. Lalu aku punya banyak "kenalan dewasa", orang-orang dengan yang aku bisa berbincang-bincang dan mendapatkan saran. Bahkan jika kami punya hubungan baik, aku tidak pernah menyebut mereka sebagai "teman" karena itu menjadi tidak sopan pada mereka. Kupikir aku tidak menempatkan banyak batasan. Member NEWS adalah partnerku, bukan temanku. Jika aku harus melabeli mereka, mereka hampir seperti keluarga!
Q3. Apa batas menjadi anak-anak dan orang dewasa?
Kupikir lebih baik tidak memiliki batas dalam hal ini. Ada orang-orang berumur 30 tahun yang seperti anak-anak. Kupikir bahwa ketika kamu berumur 26 kamu mulai menjadi orang dewasa. Kamu mendapatkan banyak pengalaman yang berbeda dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi, kamu dapat mengetahui banyak hal. Yah, sebuah batasan mungkin cara tertawa. Anak-anak tertawa secara alami. Orang dewasa berpikiran luas. Mungkin kita bisa membedakan mereka dengan itu?
Q4. Bicarakan tentang batas-batas pribadimu!
Cara aku memilih pakaian, mungkin? Kadang-kadang itu terjadi bahwa pegawai dari toko favoritku mengatakan, "Ini benar-benar gaya Massu!" walaupun mereka benar-benar salah. Itu sulit untuk dijelaskan, di dalam diriku, aku punya batas yang jelas. Misalnya aku suka cek tapi bukan yang besar, aku tidak suka kantong yang berbentuk dengan cara tertentu, sementara aku suka kerah seperti itu. Aku memiliki banyak aturan tetap!
credit : spilledmilk25 @ LJ
translate by: Koyama Rizuki deshita~~
Hai~ postingannya sebenernya sempet saya publish, tapi saya hidden lagi di draft. Waktu itu maunya ngedit ini postingan buat ngasi link translate-an aslinya, tapi waktu itu LJ-nya lagi maintenance jadinya postingan aslinya yang di LJ di-delete sama yang punya LJ-nya. Nah, sekarang udah saya edit hehe...

Komentar
Posting Komentar
Sebelumnya, arigatou sudah berkunjung ke blog ini
Kalo ada yang mau disampaikan silakan tinggalkan komentarnya ya ^^